Bagaimana pemasaran jamur tiram yang efektif?

Mei 9, 2009

Pemasaran adalah kunci utama kesuksesan dalam budidaya jamur tiram.
Keharusan melakukan pemanenan setiap hari ditambah dengan kondisi jamur tiram yang cepat layu membuat tatacara pemanenan harus dibuat sebaik dan seefektikf mungkin.

 

Penjadualan panen juga sangat diperlukan untuk menjaga kestabilan volume pemasaran. Misalnya sudah terbentuk demand pasar sejumlah 50 kg /hari, kita perlu melakukan rotasi pemanenan kumbung dengan baik dan stabil, karena jika tidak, maka pasar tidak lagi akan mempercayai kita, akibatnya nanti jika terjadi pemanenan serentak dengan hasil banyak, kita akan kesulitan melakukan penjualan.

Pengemasan yang baik akan sangat menunjang harga jual dan kualitas dari jamur tiram itu sendiri. Jamur tiram sebaiknya dikemas dalam plastik ukuran 0,03x18mm dengan kapasitas per plastik sekitar 200 gram. Pada proses pengemasan disarankan sekali menggunakan plastic sealer agar kondisi dalam plastik menjadi kedap udara. Jamur dalam kondisi ini akan tetap segar meskipun hingga 3 hari.

Langkah pemasaran terbaik adalah :

1. Lakukan pemanenan maksimal 3 jam sebelum dikemas
2. Gunting tangkai (bonggol) jamur lalu pisahkan jamur yang baik dengan  jamur yang kond disinya kurang baik.

3. Timbang dengan ukuran yang dibutuhkan (200 gr, 250 gr, atau 500 gr)

4. Masukkan ke dalam plastik dan lakukan sealer ( dipress)
5. Satukan jamur sesuai pesanan ( per 3 kg atau per 5 kg)
6. Jamur siap diedarkan ke tingkat tengkulak (bakul)

Kalau Belum Memulai Memang Takut

Mei 9, 2009

Cuplikan berikut diambil dari salah satu mailing list, yg penulis ikuti dan juga diambil dari buku “10 PENGUSAHA YANG SUKSES MEMBANGUN BISNIS DARI NOL”

Buat kawan2 .. diantara kita mungkin sudah banyak yang kepingin mandiri alias sudah capek jadi karyawan karena beberapa alasan.. Entah karena merasa sudah mentok… karena merasa hasilnya cuma segitu-gitu saja…atau merasa kita yang kerja keras kok duitnya yang menerima orang lain… atau karena alasan lain yang sifatnya sangat pribadi sehingga mulai terpikir untuk mandiri saja… buka usaha sendiri… MASALAHNYA…. masih takut-takut… jangan kemampuannya belum cukup untuk mandiri… menjadi wirausahawan…

Rata-rata pebisnis yang telah sukses pun dulunya juga takut ketika akan mulai… namun kemudian berani dan belajar sambil jalan… yang penting.. kita harus suka dulu dengan bidang yang kita pilih… kalau kita suka… everything will be smooth dan tiap hambatan akan dirasakan menjadi lebih ringan…

Dan memang, ketika akan memulai menseriusi menjadi bisnis, umumnya orang2 juga ada ketakutan akan memulai. Tetapi, ada pesan penting, seperti yang saya baca di buku “10 PENGUSAHA YANG SUKSES MEMBANGUN BISNIS DARI NOL” terbitan Gramedia dan ditulis Sudarmadi, rata-rata pengusaha kalau lagi mau memulai memang ada perasaan takut memulai seperti itu. Takut nggak bisa ini-itu. Tapi mereka kemudian menjadi percaya diri karena sembari jalan juga sembari jalan. Orang yang sukses itu orang yang bisa belajar sembari mencoba. Dan nggak ada orang yang sudah perfect sebelum memulai.

Menurut Harry Sanusi, salah satu pengusaha sukses yang diulas di buku itu, beliau menyatakan ” Pada dasarnya bisnis merupakan sebuah proses yang akan berjalan dan berkembang tahap demi tahap secara alami. Jangan menunggu keadaan sempurna dulu baru kemudian memulai. Memang, kadang kalau dibayangkan dari luar atau ketika kita belum memasuki bisnis itu, kita merasa sepertinya pekerjaannya begitu sulit dan kompleks. Padahal kalau sudah masuk, sebenarnya nggak sulit dan kita pun bisa belajar secara alamiah. Pasti, nanti sambil jalan biasanya banyak perusahaan yang akan menawarkan jasanya kepada kita sembari mengajari. Ini proses yang terjadi secara alami.

Begitu kita masuk di sebuah industri maka akan banyak orang yang menawarkan diri. Harus diingat, bagaimanapun orang lain juga mau cari uang. Jadi misalnya kita butuh ini-itu, maka nggak usah kita cari pun orang akan segera tahu dan pasti mendatangi kita”. Saya kira pesan beliau itu bisa menjadi pembelajaran bagi kita2 yang ingin memulai usaha tapi masih takut-takut… Sukses buat kita semua.. Salam

(Wisdom ini saya ambil dari buku “10 Pengusaha Yang Sukses Membangun Bisnis dari 0”, disusun Sudarmadi dan diterbitkan Gramedia Pustaka Utama).


Budidaya jamur Tiram

Mei 7, 2009

I. SYARAT TUMBUH
Tempat tumbuh Jamur tiram termasuk dalam jenis jamur kayu yang dapat tumbuh baik pada kayu lapuk dan mengambil bahan organic yang ada didalamnya. Untuk membudidayakan jamur jenis ini dapat menggunakan kayu atau serbuk gergaji sebagai media tanamnya. Serbuk kayu yang baik untuk dibuat sebagai bahan media tanam adalah dari jenis kayu yang keras sebab kayu yang keras banyak mengandung selulosa yang merupakan bahan yang diperlukan oleh jamur dalam jumlah banyak disamping itu kayu yang keras membuat media tanaman tidak cepat habis. Kayu atau serbuk kayu yang berasal dari kayu berdaun lebar komposisi bahan kimianya lebih baik dibandingkan dengan kayu berdaun sempit atau berdaun jarum dan yang tidak mengandung getah, sebab getah pada tanaman dapat menjadi zat ekstraktif yang menghambat pertumbuhan misellium. Hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan serbuk kayu sebagai bahan baku media tanam adalah dalam hal kebersihan dan kekeringan, selain itu serbuk kayu yang digunakan tidak busuk dan tidak ditumbuhi jamur jenis lain.
Untuk meningkatkan produksi jamur tiram, maka dalam campuran bahan media tumbuh selain serbuk gergaji sebagai bahan utama, perlu bahan tambahan berupa bekatul dan tepung jagung. Dalam hal ini harus dipilih bekatul dan tepung jagung yang mutunya baik, masih baru sebab jika sudah lama disimpan kemungkinan telah menggumpal atau telah mengalami fermentasi serta tidak tercampur dengan bahan-bahan lain yang dapat mengganggu pertumbuhan jamur. Kegunaan penambahan bekatul dan tepung jagung merupakan sumber karbohidrat, lemak dan protein. Disamping itu perlu ditambahkan bahan-bahan lain seperti kapur ( Calsium carbonat ) sebagai sumber mineral dan pengatur pH meter
Media yang terbuat dari campuran bahan-bahan tersebut perlu diatur kadar airnya. Kadar air diatur 60 – 65 % dengan menambah air bersih agar misellia jamur dapat tumbuh dan menyerap makanan dari media tanam dengan baik Penambahan air yang tidak bersih dapat menyebabkan media terkontaminasi dengan mikroorganisme
Tingkat keasamon ( pH)
Tingkat keasaman media sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan jamur tiram. Apabila pH terlalu rendah atau terlalu tinggi maka pertumbuhan jamur akan terhambat. bahkan mungkin akan tumbuh jamur lain yang akan mergganggu pertumbuhan jamur tiram itu sendiri. Keasaman pH media perlu diatur antara pH 6 – 7 dengan menggunakan kapur ( Calsium carbonat )
Suhu udara
Pada budidaya jamur tiran suhu udara memegang peranan yang penting untuk mendapatkan pertumbuhan badan buah yang optimal. Pada umumnya suhu yang optimal untuk pertumbuhan jamur tiram, dibedakan dalam dua fase yaitu fase inkubasi yang memerlukan suhu udara berkisar antara 22 – 28 OC dengan kelembabon 60 – 70 % dan fase pembentukan tubuh buah memerlukan suhu udara sama antara 22 – 28  ‘C untuk jamur tiram putih dan  22–30 ‘C untuk jamur tiram coklat, dengan kelembaban sama 85 – 95 %.

Cahaya
Pertumbuhan misellium akan tumbuh dengan cepat dalam, keadaan gelap/tanpa sinar, Sebaiknya selama masa pertumbuhan misellium ditempatkan dalam ruangan yang gelap, tetapi pada masa pertumbuhan badan buah memerlukan adanya rangsangan sinar. Pada tempat yang sama sekali tidak ada cahaya badan buah tidak dapat tumbuh, oleh karena itu pada masa terbentuknya badan buah pada permukaan media harus mulai mendapat sinar dengan intensitas penyinaran ? 60 – 70 %.

II. TAHAPAN DALAM KEGIATAN BUDIDAYA JAMUR TIRAM

  1. Persiapan Media Tanam
    Sebelum dilakukan penanaman ( inokulasi ) bibit kedalam media tanam, perlu dilakukan persiapan-persiapan antara lain:
    a. Menyiapkan bahan dan alat yang digunakan.
    b. Mencampur serbuk kayu dengan bahan-bahan lain seperti bekatul, tepung jagung dan kapur sampai merata ( homogen ) kemudian diayak. Untuk lebih lengkap formula komposisi media jamur sebagai berikut:

Komposisi Media tanam (kg)

formula1

formula1

dan

formula2

formula2

c. Menambah air hingga kandungan air dalam media menjadi 60?-65 % lalu tentukan pH-nya dengan kertas lakmus. Tandanya bahwa campuran sudah tepat yaitu saat campuran itu digenggam maka dapat mengepal tapi tidak mengeluarkan air, maka campuran sudah bagus.
d. Memasukkan media tanam kedalam kantung plastik polypropilene dan memadatkannya lalu bagian atas kantung plastik diberi cincin paralon kemudian dilubangi 1/3 bagian dengan kayu dan ditutup dengan kertas lilin serta diikat dengan karet pentil.
e. Melakukan sterilisasi pada suhu 120 ‘C selama 7 – 8 jam. Itu kondisi paling aman agar baglog kita steril.
f. Mendinginkan media tanam selama 8 – 12 jam dalam ruangan inokulasi. Pada rentang waktu itu langsung dimasukkan bibit ke dalam bag log, walau media masih hangat.

2. Penanaman ( Inokulas)
a. Inokulasi dilakukan setelah media tanam dingin dengan suhu antara 22 – 28 ‘C.
b. Menyiapknn alat dan bahan yang diperlukan dalam proses penanaman ( inokulasi ).
c. Sterilisasi semua alat dan bahan yang akan digunakan
d. Membuka penutup/ kertas lilin dan memasukkan bibit dari dalam botol kedalam media tanam dengan menggunakan stik inokulasi.
e. Menutup kembali penutup/kertas lilin dan mengikat dengan karet pentil.
f. Memindahkan media tanam yang telah ditanami bibit tersebut kedalam ruangan inkubasi sampai tumbuh misellium jamur, Lamanya penumbuhan misellium jamur antara 35-40 hari.
g. Setelah misellium memenuhi kantong plastik dipindahkan ke ruang produksi dengan membuka tutup kontong plastik dan menyemprot air secara teratur

3. Panen

Setelah 10 – 15 hari setelah cincin dibuka, kemudian dapat dipanen untuk pertama kali, panen berikutnya setiap hari  secara teratur selama masa produktif 4 bulan ( jika perawatan bagus bisa lebih). Per log membutuhkan siklus waktu 15 hari untuk panen lagi. Jadi 4 bln x 2 kali penen / bln = 8 kali panen.

–   harga jamur dari petani/ pembudidaya jamur = Rp 10.000 (untuk Jawa Timur), tapi  bisa berbeda beda untuk tiap daerah.

kumbung jamurku

kumbung jamurku


Prospek budidaya jamur sayur

Mei 5, 2009

Ini adalah sebuah ikhtiar dari seorang anak manusia, sebuah usaha yang lahir dari begitu banyak pencarian sebelumnya. Usaha ini bergerak di bidang budidaya Jamur, terutama jamur konsumsi. Terutama lagi adalah jamur tiram coklat, yang secara kualitas lebih baik dari jamur tiram putih. Apa kelebihan dari jamur tiram coklat dibandingkan dengan jamur tiram putih? Antara lain, rasanya lebih gurih, kandungan air lebih sedikit, sehingga volumenya lebih banyak, lebih tahan lama, lebih tahan terhadap suhu yang lebih tinggi yaitu sampai 30 derajat dibandingkan dengan tiram putih yang mencapai 28 derajat, produktigitas lebih tinggi, sehingga hasil panen lebih banyak. Itulah kelebihan tiram coklat, itu seabnya kenapa saya budidaya tiram coklat. Dengan omzet rata rata Rp 10.000.000/ bulan, usaha ini sangat menjanjikan. Tapi juga harus didukung dengan pemasarannya, karena merupakan faktor penting dalan usaha ini.So, gabung bersama kami untuk menjadi enterpreneur yang sukses dan bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Sehingga kita bisa membantu meringankan beban negara dalam mengurangi pengangguran.Teman, tak ada hasil tanpa usaha. tak maksimal usaha tanpa profesionalisme.So, berusahalah dengan profesional supaya hasil yang didapat lebih maksimal. Dan jangan lupa berdoa, jauhi maksiat, silaturrohim, dan bayar zakat, he..he…

Salam sukses


Rumah jamur Industri

Mei 2, 2009

Bismillah
Ini adalah sebuah usaha yang bergerak di bidang pembudidayaan jamur, pengolahan jamur, pemasaran jamur. Selain itu saya juga membuat usaha jual beli bibit jamur dan bag log jamur.

Berikut unit usaha yang saya kerjakan:
1. Budidaya jamur ( membudidayakan jamur sendiri untuk kebutuhan sayur jamur di pasar.
2. Pemasaran jamur (memasarkan jamur2 dari para petani yang ada di desa saya)
3. Pengolahan jamur ( membuat keripik jamur yang bisa bertahan lama, dan olahan jamur lainnya)
4. Penjualan bibit jamur ( menydiakan bibit jamur, terutama jamur tiram dengan berbagai jenis, antara lain:  tiram puith florida,  tiram putih ekstern,  tiram coklat, bibit jamur kuping, bibit jamur lingzhi)
5. Penjualan bag log jamur ( media tanam siap untuk dibudidayakan langsung)
6. menerima pemesanan alat pres bag log (supaya log yang dibuat menjadi padat)

Untuk lebih detailnya tentang produk kami, nih:

a.   Bibit jamur tiram:

harga F3: Rp 6.500/botol (bisa untuk 35 log)

b.  Bibit jamur Ling Zhi:

harga F3: Rp 10.000/botol (bisa untuk 35 log)

c.  Bibit jamur kuping:

harga F3: Rp 6.500/botol (bisa untuk 35 log)

d.  Bag log jamur tiram

harga 1 log: Rp 1.800/log

e.  Bag log jamur kuping

harga 1 log: Rp 1.800

f.  Bag log jamur ling zhi

harga 1 log: Rp 2.000

g. Alat pres bag log

harga: Rp 350.000

h. Cincin/ ring baglog jamur

harga: Rp 100/ biji

i.  Kripik jamur tiram

harga: 40.000/ kg

j.  Sayur jamur tiram putih dan coklat

harga: Rp 10.000/ kg (ambil di tempat, dan g untuk pengiriman ke luar kota, ongkos ditanggung pembeli).

Nah, itu bagian unit usaha yang sedang saya jalankan sekarang, semoga lancar ya! Untuk yang berminat, hubungi saya ya?

Salam sukses
Wassalaam

Dyan Widyastanto
Alamat: dusun Santren, desa Pulorejo, Kec. Ngoro, Jombang
Kontak: 085730433614

tiram-coklat

tiram-coklat