Cara Mengawetkan Sayur Jamur Tiram ( part 2)

Juni 12, 2011

          Sobat, kemarin saya telah tuliskan bagaimana cara mengawetkan sayur jamur tiram, tapi cuma judulnya aja, hehehe. Nah sekarang, di bagian ini saya akan menjelaskan apa saja yang dibutuhkan untuk mengawetkan sayur jamur tiram. Kita kan tau ( terutama para petani jamur), bagaimana sih cara mengawetkannya!. Di jemur di reik matahari, dimasukin lemari es!, semuanya salah. Yang mau saya jelaskan bukan hanya mengawetkan sayur jamur agar tidak busuk, tapi bagaimana agar kesegaran tampilannya juga terjaga, sehingga sayur jamur bisa dijual dalam waktu beberapa hari kedepan. Kalau dimasukkan ke lemari es, jamur memang tidak akan busuk dalam beberapa waktu, tapi tampilan jamur sudah tidak layak untuk dijual. Nah, yang diinginkan petani jamur kan bagaimana jamur yang misalkan panen banyak, terus pasar tidak bisa menyerap lebih dari kapasitas produksinya, maka jamur harus disimpan untuk dijual besoknya kan! Daripada dibuang, kan rugi!

Berikut ini akan akan saya beritau apa saja sih yang dibutuhkan untuk menjaga keawetan dan kesegaran sayur jamur! Yang perlu dipersiapkan adalah:

1. Kotak stereoform

Kotak stereoform

Gak usah mahal2, yang penting kotaknya bisa ditutup rapat.

2. Pelepah batang pisang (debok pisang)

pelepah batang pisang

    Bukan batangnya utuh yang dipakai, tapi diambil 1,2 atau 3 lembar.

3. Es batu

Es batu

Es batu buatan sendiri juga bisa kok! yang penting es batu kan!

Nah setelah itu, apa yang harus dilakukan terhadap tiga bahan itu sobat….!

Ikuti tulisan kami selanjutnya ya! hehehe…

Iklan

Budidaya jamur di musim hujan

November 20, 2009

Membudidayakan jamur di musim hujan adalah pilihan yang paling bijak bagi pemula budidaya jamur. Karena dengan adanya musim hujan, jamur yang dibudidayakan akan mudah sekali tumbuh. Ini dikarenakan lingkungan tumbuh sekitar jamur menjadi lembab dan dingin dikarenakan guyuran air hujan. Sehingga produktifitas panen jamur meningkat, ditandai dengan mudahnya jamur tumbuh kembali dalam waktu yang relatif cepat setelah dilakukan pemanenan sebelumnya.
Hal ini akan menguntungkan pembudidaya jamur yang ingin mendapatkan hasil panen yang optimal, sehingga pemasukan mengalir deras seperti derasnya air hujan di musim hujan.